Yayasan Annisa Swasti (YASANTI) adalah sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang didirikan pada tanggal 28 September 1982. YASANTI berfokus untuk memberdayakan perempuan, khususnya perempuan pekerja, melalui pengorganisasian komunitas, pendidikan, advokasi, serta memperkuat kemandirian ekonomi. Organisasi ini memiliki wilayah kerja yang mencakup Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah dengan visi terwujudnya kemandirian perempuan pekerja baik secara ekonomi, sosial, budaya, maupun politik.

Recent Post

Author: S4rir0h

Yasanti Perjuangkan Hak Perempuan Pekerja Informal dalam Revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan

Pekerja Informal dalam Revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan Yogyakarta, 26 februari 2025 – Perempuan pekerja informal di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tidak adanya perlindungan hukum, kondisi kerja yang buruk, hingga sulitnya akses terhadap jaminan sosial. Untuk mengatasi persoalan ini, Yayasan Annisa Swasti (Yasanti) bersama Jaringan

Read More

Penguatan Kapasitas di Paguyuban Sayuk Rukun Buruh Gendong Daerah Istimewa Yogyakarta

Materi : Motivasi dan Memperkuat Perubahan Prilaku terkait keberlanjutan ekonomi buruh gendong Sekolah Penguatan Kapasitas terkait Perubahan Prilaku bagi Perempuan Buruh Gendong DIY, 14 Mei 2024 Dilaksanakan pada tanggal 14 Mei 2024. Tempat pelaksanaan di Griya Annisa, Yayasan Annisa Swasti. Peserta yang terlibat berjumlah 20 orang

Read More

DPRD DIY Terima Audiensi dari Yayasan Annisa Swasti dan JAMPI

Jogja, dprd-diy-go.id – Huda Tri Yudiana, S.T., Wakil Ketua DPRD DIY menerima audiensi dari Yayasan Annisa Swasti (Yasanti) bersama Jaringan Advokasi Melindungi Pekerja Informal DIY (JAMPI) pada Rabu, (24/05/2023) di DPRD DIY. Yayasan Annisa Swasti bersama JAMPI kembali datang ke Kantor DPRD DIY untuk menindaklanjuti audiensi

Read More

Jalan Panjang Perjuangan Buruh Gendong di Yogyakarta

Selama puluhan tahun, para buruh gendong di Yogyakarta telah mengorganisir diri untuk memperjuangkan nasib mereka. Berkat perjuangan panjang itu, sejumlah hal positif berhasil dicapai. Namun, beberapa masalah masih membayangi. Sutinah (50) menunjukkan bekas luka di pergelangan tangan kirinya. Pada Oktober 2022, perempuan yang bekerja sebagai buruh

Read More

Hari Perempuan Internasional

Rayakan Hari Perempuan Internasional, World Bank Gelar Webinar Perempuan di Era Digital, 8 Maret 2023 Data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (2022), menunjukkan bahwa sebanyak 8,4 juta UMKM Indonesia (54% dimiliki oleh perempuan) telah mengadopsi teknologi digital selama pandemi. Studi Women World Banking memaparkan manfaat dari adopsi teknologi

Read More

“Endong-Endong” (Buruh Gendong Perempuan) Pasar Beringharjo

Puluhan perempuan bersenda gurau dilantai 3 pasar beringharjo Yogyakarta, satu diantaranya sudah Nampak memutih rambutnya tapi senyumnya senantiasa menebar untuk sekitarnya. Dia biasa dipanggil bu Rub, usianya sudah 68 th, sudah bekerja sebagai buruh gendong kurang lebih 35 tahun, Saat ini Ibu Rub tinggal di kos

Read More

Griya Sawsti

Griya Swasti Sebuah Gedung Lembaga Pelatihan Kerja dibawah Yayasan Annisa Swasti Ada beberapa Pelatihan yang diselenggarakan oleh Griya Swasti Pelatihan Kepemimpinan Pelatihan Advokasi Pelatihan Ketrampilan ( Batik Shibori, Ecoprint, dll) Griya Swasti dibuka untuk umum, Ada 10 kamar yang bisa dipakai menginap dan ruangan untuk meeting

Read More

Wawancara denganTitin Andayani (Ketua Federasi Serikat Perempuan Pekerja Rumahan /SPPR Kota Yogyakarta, Ketua SPPR Sekar Melati Kelurahan Cokrodiningratan, Jetis, Kota Yogyakarta)

Beroganisasi itu sangat penting karena dengan berorganisasi, pemerintah akan lebih mudah mengenal kelompok kita, menambah saudara, teman, menambah wawasan dan juga menambah ilmu. Saya mulai berorganisasi sejak Serikat Perempuan Pekerja Perempuan Sekar Melati, yaitu tanggal 22 Oktober 2017. Kalau ikut organisasi yang lain sudah lama sejak

Read More

Wawancara dengan Warisah (Ketua Federasi Serikat Perempuan Pekerja Rumahan Bantul)

Sapa Kelompok Dampingan YASANTI  Wawancara dengan Warisah (Ketua Federasi Serikat Perempuan Pekerja Rumahan Bantul) Menurut saya berorganisasi itu penting dan banyak manfaatnya diantaranya banyak mendapat pengalaman, menambah pengetahuan dan wawasan serta pemerintah lebih mengenal kita. Saya mulai bergabung di organisasi Perempuan Pekerja Rumahan (PPR) –Serikat Kreatif

Read More

Wawancara dengan Bapak Angga Suanggana (Disnakertrans DIY)

Secara umum suatu kemajuan menunjukkan kepedulian dari desa kepada warga desanya dalam hal ini yang bekerja sebagai Perempuan Pekerja Rumahan (PPR). SK dasar kepala desa memasukkan dalam program desa. Suatu terobosan, patut diapresiasi. SK jadi dasar, landasan bagi kepala desa dan aparat desa untuk menggunakan anggaran

Read More