Yayasan Annisa Swasti (YASANTI) adalah sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang didirikan pada tanggal 28 September 1982. YASANTI berfokus untuk memberdayakan perempuan, khususnya perempuan pekerja, melalui pengorganisasian komunitas, pendidikan, advokasi, serta memperkuat kemandirian ekonomi. Organisasi ini memiliki wilayah kerja yang mencakup Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah dengan visi terwujudnya kemandirian perempuan pekerja baik secara ekonomi, sosial, budaya, maupun politik.

Recent Post

Profile

Profile

Yayasan Annisa Swasti

Yayasan Annisa Swasti (YASANTI) adalah sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bekerja untuk memperjuangkan hak-hak pekerja perempuan baik secara formal maupun sosio-kultural. Yayasan Annisa Swasti (YASANTI) didirikan pada tanggal 28 September 1982 tercatat sebagai badan hukum dengan  Akte Notaris dari Umar Syambudi, SH.

Status Kelembagaan : No.52/28 September 1982, terdaftar di Pengadilan Negeri Yogyakarta pada 25 November 1982 No.183/82/4.

Diputuskan oleh : Keputusan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, No: AHU – 0028813.AH.01.02.TAHUN 2026, TANGGAL 06 AGUSTUS 2026, tentang Pengesahan Pendidrian Badan Hukum Yayasan Annisa Swasti.

Wilayah kerja berada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, dimana di dalam menjalankan segala kegiatan, kami membuka kerja sama baik secara personal, lembaga, maupun komunitas dengan berlandaskan transparansi dan akuntabel.

Wilayah Kerja

  • Wilayah kerja utama YASANTI mencakup dua provinsi, yaitu Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Provinsi Jawa Tengah.

Proyek-proyek yang dikerjakan meliputi tiga elemen:

  • Education/Awareness: Memberikan edukasi tentang hak-hak perempuan dan struktur organisasi yang dapat dibangun untuk membangun jaringan. Selain itu, pendidikan terkait literasi, public speaking, dan strategi-strategi advokasi juga diberikan.
  • Organisasi: Mengimplementasikan struktur dan menggunakan strategi-strategi yang telah dibuat oleh para perempuan untuk membuat program-program yang layak bagi para pekerja perempuan. Dari sini, organisasi dapat fokus pada pembangunan kapasitas pada komunitas dan berbagai aktifitas lainnya.
  • Advokasi: YASANTI fokus mengangkat isu-isu pekerja melalui lobbying, publikasi melalui sosial media dan berbagai poster, kampanye, kerjasama dengan media, serta pembangunan jaringan dengan NGO (Non-Government Organization) dan lembaga riset lainnya.
Gemini_Generated_Image_jqms9ijqms9ijqms

825+ Great

Of Experience

Visi YASANTI

“Terwujudnya kemandirian perempuan khususnya perempuan pekerja, baik secara ekonomi, sosial, budaya maupun politik.”

Misi YASANTI

Untuk mewujudkan visi tersebut, YASANTI menjalankan tiga misi utama:

  1. Membangun Kapasitas perempuan pekerja melalui pengorganisasian, pendidikan, dan advokasi agar mampu memperjuangkan hak-haknya.

  2. Pengembangan Akses Ekonomi perempuan pekerja guna memperkuat usaha, baik secara individu maupun kelompok.

  3. Mendorong Perubahan Kebijakan yang adil dan kondusif bagi perlindungan serta kesejahteraan perempuan pekerja.

 

Pengurus

YASANTI

Pembina:

  • Dra. Siti Noordjanah Djohantini, MM., M.Si.
  • Dra. Sri Kusyuniati, Ph.D.

Pengawas:

  • Dr. Dra. Budi Wahyuni, MM., MA.

Pengurus Yayasan:

  • Ketua : Dra. Istiatun, MA.
  • Sekretaris: Amin Muftiyanah
  • Bendahara: Tri Yuli Ratnawati, SE.

Pelaksana & Bidang Program:

  • Direktur: Dra. Nadlrotussariroh, MA.
  • Admini Officer/Kasir : Martini,SH.
  • Finance. : Nur Hardini, A.Md., SE., Ak.

Pengorganisasian Penguatan Kelompok:

  • Pendampingan Buruh Gendong : Umi Asih.
  • Pendampingan Perempuan Pekerja Rumahan (PPR ) DIY :  Hikmah Diniah S.s.
  • Pendampingan Perempuan Pekerja Rumahan Jawa Tengah : Rima Astuti, SE. 

Mitra

YASANTI

Gemini_Generated_Image_tcnb5utcnb5utcnb
avatar 31

Buruh Gendong Pasar Beringharjo, Giwangan, Kranggan, dan Gamping.

avatar 22

Perempuan Pekerja Rumahan (PPR) di Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, dan Kabupaten Ungaran Jawa Tengah

avatar 13

Paperja (Paguyuban Perempuan Pekerja).

avatar4

Perempuan Pekerja Industri.

Forum Komunikasi

Yayasan Annisa Swasti

PARTICIPATIONS :

  1. Murdoch University, Australia
  2. Universitas Gadjah Mada
  3. Universitas Negeri Yogyakarta
  4. Universitas Airlangga
  5. Institut Pertanian Bogor
  6. Institut Seni Indonesia Yogyakarta
  7. Universitas Sebelas Maret
  8. Universitas Brawijaya
  9. Universitas Indonesia
  10. Universitas Negeri Jakarta
  11. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
  12. Politeknik Kesehatan Kemenkes Yogyakarta
  13. Universitas Pembangunan Veteran Yogyakarta
  14. Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta
  15. Universitas Mercu Buana Yogyakarta
  16. Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
  17. Universitas Atmajaya Yogyakarta
  18. Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
  19. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  20. Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa “APMD” Yogyakarta
  21. Universitas Sanata Dhrama Yogyakarta
  22. Akademi Kebidanan Yogyakarta
  23. Universitas Respati Yogyakarta
  24. Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga
  25. Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta
  26. Universitas Cokroaminoto Yogyakarta
  27. Universitas PGRI Yogyakarta
  28. Universitas Teknologi Yogyakarta
  29. Universitas AMIKOM Yogyakarta
  30. Akademi Komunikasi Radya Binatama (AKRB) Yogyakarta

GOVERNMENT :

  1. Kanwil Kemenkumham DIY
  2. KPU DIY
  3. PKU Kota Yogyakarta
  4. DPRD DIY
  5. Pusat Penelitian Kependudukan LIPI
  6. Ombudsman Republik Indonesaia
  7. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY
  8. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul
  9. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah
  10. Pemerintah Kota Yogyakarta
  11. Pemerintah Provinsi DIY
  12. Pemerintah Kabupaten Bantul
  13. Kementerian PPN / Bappenas
  14. Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB)
  15. Komisi Informasi Daerah DIY
  16. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
  17. Komnas Perempuan
  18. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI
  19. Kementerian Luar Negeri RI
  20. Kementerian Komunikasi dan Informasi RI
  21. Dinas Sosial DIY
  22. Dinas Koperasi dan UKM DIY
  23. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik DIY
  24. B2P3KS Yogyakarta
  25. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
  26. Perwakilan BKKBN DIY
  27. Dinas PUP – ESDM DIY
  28. Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Kota Yogyakarta
  29. Bappeda DIY
  30. Bappeda Bantul
  31. Lembaga Ombudsman DIY
  32. BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta
  33. BPJS Kesehatan DIY
  34. Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Yogyakarta
  35. Kementerian Sekretariat Negara RI
  36. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta
  37. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bantul
  38. DP3AP2 Daerah Istimewa Yogyakarta