Yayasan Annisa Swasti (YASANTI) adalah sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang didirikan pada tanggal 28 September 1982. YASANTI berfokus untuk memberdayakan perempuan, khususnya perempuan pekerja, melalui pengorganisasian komunitas, pendidikan, advokasi, serta memperkuat kemandirian ekonomi. Organisasi ini memiliki wilayah kerja yang mencakup Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah dengan visi terwujudnya kemandirian perempuan pekerja baik secara ekonomi, sosial, budaya, maupun politik.

Recent Post

Tag: Yasanti

Menghidupkan Kembali Pengetahuan Perempuan:

Dari Tanah, Sampah, hingga Usaha Bersama Dalam program Adaptasi iklim, pengolaan Sampah dan Karangritri (pemanfaatan lahan kosong) Bagi perempuan buruh gendong, tanah bukan sesuatu yang asing. Sebelum bekerja menggendong barang di pasar, banyak dari mereka tumbuh dalam keluarga yang dekat dengan pertanian. Mereka mengenal tanah, musim,

Read More

Semangat Kemerdekaan di Pertemuan SPPR Mutiara Bunda Prenggan Kotagede

Semangat kemerdekaan masih terasa di rumah salah satu anggota Serikat Pekerja Perempuan Rumahan (SPPR) Mutiara Bunda, Ibu Suwarjilah, di Prenggan, Kotagede, Yogyakarta, Selasa, 25 Agustus 2026. Para anggota serikat berkumpul dengan kompak mengenakan pakaian bernuansa merah putih. Namun, kemerdekaan bagi perempuan pekerja tidak hanya dirayakan melalui

Read More

Beranda Migran Gelar Pemutaran dan Diskusi Film “Rumah Ketigaku”, Soroti Kerentanan Perempuan dan Pekerja Migran Indonesia

Yogyakarta — Pada Sabtu, 11 April 2026 Beranda Migran bersama Mitra Wacana, Koordinasi Purna Pekerja Migran Indonesia (KOPPMI), Yasanti, serta International Migrants Alliance (IMA) menyelenggarakan kegiatan nonton bareng film dokumenter “Rumah Ketigaku”, diskusi publik, serta bazar UMKM purna-migran. Dimulai sejak pukul 10.00 WIB, kegiatan ini diselenggarakan di

Read More

Hari Perempuan Internasional

Rayakan Hari Perempuan Internasional, World Bank Gelar Webinar Perempuan di Era Digital, 8 Maret 2023 Data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (2022), menunjukkan bahwa sebanyak 8,4 juta UMKM Indonesia (54% dimiliki oleh perempuan) telah mengadopsi teknologi digital selama pandemi. Studi Women World Banking memaparkan manfaat dari adopsi teknologi

Read More