Perwakilan perempuan pekerja dari berbagai sektor di Yogyakarta dan Ungaran, yang terdiri dari buruh gendong serta pekerja rumahan dan diwakili oleh Mbak Tri Winarsih, Suratmi, Ginarti, serta Trisnawati, menerima undangan istimewa dari Global Alliance Against Traffic in Women (GAATW). Pada tanggal 2–6 Juni 2025, mereka berkesempatan mengikuti Pelatihan Dance Movement and Creative Arts Therapy (DMT) yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand. Pengalaman internasional ini menjadi momen yang sangat berarti dan membanggakan bagi para pekerja perempuan akar rumput yang selama ini bernaung di bawah pendampingan Yayasan Annisa Swasti (YASANTI).
Perjalanan rombongan ini dimulai dari Bandara Internasional Yogyakarta (NYIA) menuju Jakarta, di mana mereka kemudian bergabung dengan rombongan pekerja pabrik yang tergabung dalam Gabungan Buruh Sejahtera Indonesia (GBSI) dari Sukabumi. Setelah berkumpul di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, perjalanan dilanjutkan langsung menuju Bangkok, Thailand. Selama perjalanan hingga pelaksanaan kegiatan di luar negeri, rombongan didampingi dan dipandu secara intensif oleh Mbak Dewi Nova yang bertindak sebagai pengampu dari GAATW sekaligus penerjemah bagi seluruh anggota rombongan.
Setibanya di lokasi pelatihan, rangkaian acara resmi dibuka dengan sesi perkenalan antarpeserta lintas negara serta diskusi kelompok guna menyusun harapan serta target yang ingin dicapai selama pelatihan berlangsung. Setelah sesi orientasi awal selesai, para peserta langsung mendalami materi inti mengenai Dance Movement and Creative Arts Therapy (DMT) yang dipandu oleh fasilitator ahli. Pelatihan ini dirancang khusus menggunakan pendekatan seni kreatif dan gerak tubuh sebagai sarana pemulihan diri, penguatan mental, serta ekspresi emosional bagi para perempuan pekerja yang kerap menghadapi tekanan sosial dan ekonomi.
Tidak hanya menerima materi secara teoretis, para ibu peserta juga diberikan ruang dan kesempatan seluas-luasnya untuk mempraktikkan langsung teknik terapi gerak tersebut dengan iringan musik lokal. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh ilmu dan keterampilan dari pelatihan DMT yang diperoleh di Bangkok dapat dibawa pulang ke tanah air. Para perwakilan ini nantinya memiliki misi untuk membagikan dan mempraktikkan kembali metode terapi tersebut kepada rekan-rekan sesama pekerja di kelompok mereka masing-masing di Indonesia.

